Tags

,


Tepat setahun yang lalu, saya ditugaskan menyiapkan tim untuk kebaktian bulanandi kantor. Saat itu saya harus menghubungi pembicara yang adalah seorang pastor, beruntung sekali ada rekan-rekan di dunia maya, yang walaupun tak pernah bertatap muka, namun memberi bantuan informasi yang sangat berharga.

Singkat cerita acara selesai, keadaan saya saat itu sedang tidak sehat. Namun saya diminta untuk mengantar pulang sang pastor ke kediamannya di wilayah jalan Kramat. Saya sedikit merenung dengan pilihan kehidupan mereka yang memilih untuk hidup selibat, dan memberikan totalitas pada umat. Saya menjadi teringat pada ucapan seorang pastor dimana tempat ia tinggal bersama dengan dua pastor lain. Saban malam mereka bercakap-cakap, dan yang membuat saya miris, salah satu dari mereka telah divonis penyakit yang cukup parah. Praktis, orang yang didekat mereka adalah para sahabat, bukan istri apalagi anak.

Pada tanggal ini juga saya teringat pada atasan saya yang berulangtahun. saya bermaksud mengirim sms, namun handphone saya sudah mati dari kemarin malam dan sayangnya sepertinya kabel charger bermasalah. Akhirnya saya meminjam handphone adik saya untuk dimasukkan SIM card saya. Sms yang masuk adalah kabar gembira sekaligus tidak gembira. Kabar gembiranya adalah ada diskon 30% di toko buku di Bandung dan saya ditanya ada mau pesan atau tidak? kabar tidak gembiranya, mengapa bulan september ini terasa panjang? tanggal gajian masih berasa lama. Saya mengirimkan sms selamat ulangtahun tersebut pada beliau, dan beliau dengan cepat membalas sms saya dengan mengucapkan terimakasih.

Pada tanggal ini juga saya bersama abang dan adik saya berlatih dengan tim musik keroncong. Bagi saya, itu adalah pengalaman pertama yang lumayan berkesan. Karena saya belum pernah melihat secara langsung alat-alat musik keroncong itu apa saja, walaupun tadi itu bukan keroncong murni karena didalamnya ada alat musik bass elektrik. Namun, saya melihat ssetiap anggota tim musik memainkan peran mereka dengan sungguh-sungguh. Alat musiknya antara lain, biola, gitar, cello, bass, gitar ukuran kecil (nggak tahu apa namanya) serta ada sebuah alat yang diketuk dengan tangan (nggak tahu juga apa namanya).

Akhirnya, pada tanggal ini saya mau mengucapkan selamat ulangtahun pada seseorang yang tidak terbatas lagi oleh usia. Suatu saat kita pasti bertemu kembali.