Tags


sungguh menyesakkan kejadian minggu lalu. Kecelakaan kereta api terjadi lagi di Indonesia. Selalu dan selalu, mencari penyebab yang gampang adalah manusia. Bukan suatu sistem yang justru membuat manusia itu lalai. Analisa katroknya mungkin seperti ini:

1. Masinis adalah orang yang bertanggung jawab menjalankan kereta api, ia akan bekerja jika ada aba-aba dari stasiun. Ia tidak akan pernah tahu bagaimana posisi kereta yang ia bawa terhadap kereta lain yang sejalur atau tidak.

2. pemberi aba-aba di stasiun akan menggunakan alat bantu apapun itu untuk memastikan tidak akan ada kereta yang sejalur yang dapat membahayakan. Untuk itu, sinyal yang ia nyalakan untuk masinis sangat berperan vital. Namun sayangnya, tidak ada komunikasi dua arah antara masinis dan stasiun.

3. masinis juga manusia. Ia juga punya rasa lelah. Tidak ada rest area bagi mereka yang kelelahan atau tetap menjaga stamina. Mengingat sistem transportasi kereta api kita ini yang tidak terintegrasi antara masinis, stasiun, dan penjaga lintas rel, peran manusia sangatlah tinggi. dan hebatnya, jika ada apa-apa, mereka orang nomor satu dipersalahkan.

Manajemen transportasi kita sangatlah ketinggalan. Spertinya sudah banyak juga dari negeri kita belajar ke negeri yang lebih maju transportasinya, saya tidak tahu kenapa pembenahannya belum signifikan, yang jelas peristiwa kecelakaan kereta api kemarin sesungguhnya tidak perlu terjadi lagi jika……

Ps. turut berdukacita pada korban kecelakaan. Turut sedih mendengar ada kisah acara lamaran menjadi acara berkabung