Teknik ini diadopsi Hernowo dari Dr. Georgi Lozanov, psikiater asal Bulgaria yang menggagas konsep Accelerated Learning. Konsep ini menekankan penggunaan musik dalam belajar. Ini adalah usaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Musik membantu menciptakan rasa santai, mengaktifkan otak kanan, dan membantu mengingat jangka panjang. Musik memberikan irama dalam membaca. Kecepatan membaca pun bisa disesuaikan dengan musik yang mengalun. Berikut ini cara membaca cepat yang mengalun itu:

  1. Pilih buku yang Anda ingin/perlu baca.
  2. Mulailah membaca setiap baris teks di 2-3 kata dari awal baris. Melewatkan beberapa kata yang tak penting tak akan mengurangi makna.
  3. Berhentilah membaca di 2-3 kata akhir baris.
  4. Letakkan tangan mendatar di atas halaman buku dan gerakkan maju mundur sepanjang halaman dengan gerakan menyapu. Gerakkan tangan menuruni halaman dengan kecepatan tetap.
  5. Tambah kecepatan tangan.
  6. Biarkan mata mengikuti ujung jari tetapi tetap dalam batasan sapuan tadi.
  7. Tambah kecepatan hingga hanya 4-5 detik per halaman.

Jika buku yang dibaca tergolong berat dan rumit (seperti buku ajar) maka cara membaca super ala Colin Rose ini dapat dipilih:

  1. Ciptakan gambaran keseluruhan (Apa gagasan intinya?)
  2. Lihat sekilas bahan-bahannya. Jika menambah pengetahuan Anda teruskan, jika tidak tinggalkan.
  3. Buatlah sketsa mengenai hal-hal yang Anda ketahui.
  4. Siapkan pertanyaan.
  5. Bacalah secara cepat teks yang ada di setiap bab.
  6. Tinjaulah kembali apa yang pernah dibaca secara cepat.
  7. Buatlah catatan.
  8. Ulangi pembacaan.

Catatan ini dinukil dariBuku Cara Cepat nan Bermanfaat untuk Merangsang Munculnya Potensi Membaca, karya Hernowo, diterbitkan: Mizan Learning Centre (2005)

Taken from Indonesiabuku.com