Ibarat handphone dan laptop yang harus senantiasa diisi baterenya kalau mau terus digunakan, manusia juga layaknya perlu direcharging dengan pengetahuan supaya bisa digunakan. Bulan-bulan puasa sedang ada diklat. Hari pertama udah dicecokin dengan akun-akun Encumbrance, Reserve for encumbrance, Tax receivable, estimated uncollectible taxes receivable, dst, dst,…barang ape pula ini…

Salah satu akibat belajar fund accounting adalah disodorin akun-akun di atas. Katanya sih (belum nanya pula) asalnya dari negeri paman sam, yang kemudian diadopsi di Indonesia, demi akuntabilitas keuangan NKRI. Keder juga ketika menyadari bahwa saya bukanlah siapa-siapa di kelas. teman-teman di kelas pada umunya jam terbangnya cukup tinggi dan kebanyakan kakak kelas alumni jurangmangu. Disamping itu, tiga hari terakhir instruktur yang mengajar juga alumni daerah pondok aren sana, hehehe….

pelajarannya cukup menyenangkan, karena banyak wawasan saya yang bertambah. namun  yang saya sesalkan, kenapa harus ada acara ujiannya lagi