pengalaman nyari buku banyak sekali suka dukanya. Dulu sewaktu masih SMA, suka nyari buku bekas di daerah titi gantung, medan. Sebenarnya yang disebut titi gantung adalah sebuah jembatan yang menyebrangi rel di stasiun besar kereta api di medan, tapi jadi meluas maknanya, semua yang jual buku bekas disebut daerah titi gantung, padahal sudah dekat ke arah terminal sambu.

nggak enaknya, kita suka dikerjain sama abang yang jual. So..kalau kesana kita memang harus siap modal. Disamping modal uang, modal berani dimaki juga penting, hahaha. Suatu kali, aku pernah diajak ke pasar shopping di jogja, mirip-mirip dengan yang di kwitang lah, cuma kalau di shopping, pedagang buku bekasnya tidak banyak. Tawar-menawar harga itu biasa, cuma aku merasa, kalau disini tidak terintimidasi, hehehe…kita bebas-bebas aja nawar, tanpa perlu takut kalau nggak jadi bakalan disumpahin jadi kodok.

Sebulan yang lalu, ketika sedang tugas ke bandung, aku menyepatkan diri juga mencari toko buku. Selama ini sudah sering kudengar kalau di bandung ada daerah palasari yang suka menjual buku diskonan. Aku sempat nanya-nanya bagaimana kesana, ternyata ribet juga, karena harus sampai ganti 3 kali angkot. Beruntungnya, ada satu toko buku diskonan lagi di Bandung. Namanya Toko Buku Togamas, di Jalan Supratman. Akhirnya aku beli disana, beberapa novel terbitan gramedia. Diskonnya berapa? 20%. hampir sama dengan diskon pesta buku. Ruangannya cukup luas, untuk membuat suasana nyaman, pengelola membuat beberapa kipas angin di dalamnya. masalah koleksi buku, termasuk memadai lah. Judul-judul novel terbitan Gramedia teranyar, ada juga disana. teteup 20%. Nggak tahu apa masih berlaku atau nggak, sewaktu aku beli disana, buku-buku kita disampul plastik oleh mereka. GRATIS. Wiih..


Sewaktu di Jogja juga begitu. Kebetulan ada Jogja Book Fair, aku datang kesana. Mungkin karena bukan hari libur, pengunjungnya tidak begitu ramai. Namun, stan pa,eran bukunya banyak. Salah satu stan, aku lupa namanya, pokoknya akhirannya Agency, diserbu pengunjung karena range harga buku yang diberikan 5.000 s.d. 20.000, untuk semua jenis buku, termasuk novel. Tapi aku lebih tertarik ke stan penerbit LKIS, sebab buku-bukunya aku bilang unik, dan harganya bener-bener sesuai, hehehe…

Berhubung karena di kota ini mayoritasnya suku saudara kita, Jawa. Maka kita harus tahu sikit-sikitlah, paling nggak kata-kata umumnya, karena banner-bannernya rata-rata bahasa jawa, seperti di foto ini.

Satu lagi, toko buku online juga ok loh. Aku telah beberapa kali membeli lewat toko buku online, dan hasilnya memuaskan. Diantar kerumah, dengan tetap memberikan diskon (Dari tadi diskon mulu) . Enaknya toko buku online, kita bisa baca review-reviewnya dulu di webnya, kalau tertarik tinggal klik dan bayar. Ongkos kirim hanya 5.000 perak sejabotabek, untuk diluar jabotabek aku sendiri nggak paham, tapi aku pernah mengirimkan buat saudaraku di manado, kalau nggak salah ikut tarifnya TIKI.

Di sebelah Binus Kampus Syahdan, ada juga toko buku diskon, namanya Toko Buku LAYSIN. Disamping menjual novel, ada juga koran, majalah, buku-buku kuliahan, komputer,. Nah yang didiskon tidak termasuk majalah dan koran. Besarnya? 20%. hehehe lumayan kan. oiya, kalau mau alamatnya datang kesini. (Maap  tidak ada dokumentasi poto)

Lay Sin Toko Buku
Jln. K.H. Syahdan No. 36B
Kemanggisan – Palmerah
Telp. 53652878, Fax. 53651670

Itulah sekelumit informasi dariku, kalau teman-teman ada info lain, mungkin ada yang mau menambahkan???