Bagaimana refleksi jumat agung ini bagi saya?
Satu hal yang pasti, Tuhan itu baik sekali. Bahkan di kala saya tidak setia, Dia selalu setia menemani saya menjalani hari-hari saya di dunia yang jahat ini. Bahkan dikala saya kerap meninggalkanNya, Dia hadir untuk menyatakan bahwa satu-satunya penolong adalah Dia.

Mendengar khobah kemarin dari Bapak Pdt Simanungkalit, saya sempat merekam apa yag menjadi inti khotbah beliau, dan itu menjadi refleksi jumat agung saya juga. TDua perkataan Yesus terakhir adalah

1. Ibu, inilah anakmu. Inilah ibumu.
Tuhan Yesus mengatakan ini pada ibunya, Maria supaya Maria menganggap Yohanes, murid yang paling dikasihi oleh Yesus, sebagai anaknya juga. Demikian juga Yohanes, agar menganggap Maria, ibu Yesus, sebagai ibunya juga. Kadangkala kita mengabaikan orangtua kita. Kita tidak tahu dibalik senyum dan keramahan mereka, tersimpan suatu pergumulan yang hebat dalam hati mereka. Entah apa yang dipikirkannya, apakah tentang pergaulanku kah? tentang penyakitnya kah? Kita tidak tahu.  Seringkali kita mendahulukan memikirkan kepentingan kita, pekerjaan kta, komunitas, dibanding kita pingin memerhatikan orangtua kita.  Karena itu hai anak-anak muda, perhatikanlah orangtuamu.

2. Sudah Selesai
Selesailah karya Yesus di dunia ini. Genaplah sudah korban persembahan perdamaian itu. Ia lah anak domba perdamaian yang dipersembahkan itu, agar Bapa dan manusia bersatu kembali. Walau kecil yang kita buat, tapi selesaikanlah. tuntaskanlah. Anak-anak remaja vokal group, mungkin menjadi suatu beban berat bagi kalian untuk tetap setia latihan dan bernyanyi, tapi tetaplah setia. banggalah pada suatu saat nanti dalam lembar kehidupan kalian bahwa kalian pernah menyelesaikan suatu tugas menjadi anggota vokal grup. Tu angka parhalado, tu sude pangula ni huria.

Doaku:
Tuhan mampukan aku melakukan semua tugas-tugas ini, terkadang rasanya berat sekali o Tuhan. Banyak sekali tantangan dari dalam diriku dan dari luar diriku yang membuat aku enggan menyelesaikan tugasku ini. Demi namaMu yang hidup, aku mampu melakukannya. Amin.