Situs http://www.Friendster.com kenapa ya?
pagi-pagi buka, udah error. Bukan hanya itu, seluruh daftar teman dan testimoninya juga lenyap. Namun, jika dibandingkan dengan situs serupa seperti facebook, kelihatan sekali perbedaannya. Hal yang paling mencolok adalah tampilannya. Facebook lebih “punya taste”<<– meniru salah satu iklan. Di samping itu, kemampuannya menge-link-kan dengan teman-teman satu sekolah, organisasi, hobi, dan sebagainya. Persamaannya yaitu sama-sama gratis, hehehe.

Saya yakin, sebentar lagi bakalan banyak situs-situs serupa yang mengadopsi facebook. Situs-situs pertemanan dan jaringan (perjodohan?) akan banyak bermunculan mulai dari yang gratis hingga yang bayar. Mulai dari ketemu di dunia maya hingga kencan bakal menjadi tren.

Saya sendiri mendapat manfaat dari situs seperti ini, paling tidak bisa bersua lagi dengan teman-teman SD hingga kuliahan. Anak-anak SD sekarang juga tidak asing lagi dengan Friendster dan facebook. Sampai saya terkejut mendengar percakapan dua orang anak yang membahas Friendster, padahal bos ku baru sekitar dua minggu lalu minta dibikinin account Friendster, hehehe.

Ok deh, apapun itu situsnya, kita teteup di multiply.