Hari ini ada dua peristiwa penting yang terjadi. Pertama, adalah peristiwa eksekusi Amrozi dkk di LP Nusakambangan. Berita ini menjadi headline di berbagai media, baik yang televisi, radio, internet, dan media cetak besok pagi. Tanpa mengurangi rasa hormat dan empati bagi keluarga korban pemboman, dari hati saya masih merasa kurang sependapat dengan hukuman mati. Menurut saya, manusia seperti kita ini tidak berhak mencabut hak hidup seseorang, meski itu dilakukan secara legal (menurut pandangan hukum). Namun, keputusan telah diambil. Regu tembak telah selesai menunaikan tugasnya, terpidana mati tersebut akhirnya tidak menghuni lagi di LP Nusakambangan.

Kedua, hari ini, adalah peringatan kelima tahun berpisahnya ku secara fisik dengan Ibunda yang telah melahirkanku. Paginya, seorang sahabat mengirimkan sms mengucapkan selamat hari Minggu:


Every second God remember u

every minutee God misses u
every hour God cares 4 u
coz..everyday God love u

Dan tadi sebelum melakukan postingan ini, aku mendapat offline message di YM dari seorang teman, cuplikannya seperti ini:


Disaat ibumu tidur, cuba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya..tangannya tak dapat hapuskan airmata mu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan..bayangkan ibumu sudah tiada..apakah kamu cukup membahagiakannya..apakah kamu pernah berfikir bertapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya…kirim mesej ini pada semua…itupun kalau kamu sayang ibumu dan mau mengingatkan teman2mu

Thanks for you all. Especially to my brother who become my friend during vague phase. God bless you. Dan kepada seluruh sahabat, teman baik dunia maya (internet maksudnya) dan dunia nyata, thanks for sharing your life with me..