Sewaktu SD dulu, aku punya hobi membuat kliping. Tadinya karena disuruh sama wali kelasku untuk membuat karangan tentang APEC (Organisasi Perdagangan negara-negara Asia Pasifik). Aku masih ingat pada saat itu Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara konferensi tersebut di Bogor. Untuk mendukung karangan itu, aku harus mengkliping berita-berita di koran. Berhubung bapakku dulu langganan koran Waspada  jadilah kebanyakn klipingku dari koran itu. Selebihnya nyari di perpustakaan daerah.

Pas kuliah juga sempat membuat walau nggak akhirnya berhenti juga, yaitu kolom Geografi yang ada di koran kompas Minggu. Biasanya terletak di halaman belakang, warna bordernya merah. Akhirnya males dan nggak dilanjutin lagi. Suatu ketika aku pernah baca buku karangan salah seorang Dosen FEUI, ternyata bahan-bahan kuliahnya adalah kliping yang dikumpulkannya dari The Wall Street Journal , disamping ia mengajarkan teori-teorinya dari buku-buku literatur. Aku hanya berpikir, “wah berarti dosen-dosen ini kalau ngajar modal kliping juga yak? kalau gitu aja aku juga bisa dong, hahahaha.”

Buat tugas, buat makalah, cari bahan tesis, cari rumah makan yang murah, cari rumah dijual, sekarang mah nggak usah tanya sama Poskota, semua ada di internet. Asal mau sabar aja nyarinya. Tidak bisa dipungkiri memang, kalau Google adalah salah satu mesin pencari terbaik di internet. Dan rasanya tidak ada lagi orang yang tidak menggunakan mesin ini untuk menemukan sesuatu yang dicarinya di dunia maya ini. Aku pernah punya ide walau masih belum terimplementasi, “Mengapa tidak membuat saja kliping online di internet?” Daripada ngesave artikel-artikel di dalam hard drive yang suatu saat akan penuh, mending di upload saja, ke dalam suatu blog saja misalnya. Namun itu baru mimpi. Belum dilaksanakan, hehehe. Tapi nggak papakan??