Summary
Di Jawa Barat sudah ada wacana, jika mengemudi sambil menelpon ke depannya akan ditilang. Hal tersebut meniru apa yang sudah dilakukan oleh Polda Metro Jaya, demikian Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Dade Ahmad.
“Bagaimana pun, menerima atau menelpon saat mengemudikan kendaraan jelas mengurangi konsentrasi pengemudinya. Saat itu pula, peluang terjadi kecelakaan semakin terbuka,” kata Dade.

Pendapat Saya:
Apakah dengan tilang itu pengemudi akan jera? Ataukah perlu dibuat semacam Peraturan Daerah yang sejenis dengan larangan merokok di tempat umum itu?. Jika kita melihat kondisi pengemudi yang sedang menelpon, dia akan menggunakan satu tangannya untuk megang handphone, satu lagi buat pegang setir-kecuali yang pakai handsfree-

apakah berbeda dengan pengemudi yang sedang setel CD, atau menyalakan pemantik api dengan salah satu tangannya? Saya sependapat dengan artikel di atas, bahwa sebenarnya yang berbahaya itu adalah penurunan konsentrasi pengemudi-walau megang setir satu tangan bahaya juga- namun, harus digugah adalah kesadaran pengemudi itu sendiri, dia harus tahu kalau percakapan yang panjang dapat merusak konsentrasi. Selanjutnya penerapan peraturan menurut saya harus lebih ditingkatkan.