Menjelang perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, sudah banyak atribut-atribu seperti bendera, umbul dipasang di mana-mana. Kemarin aku lewat Istana Negara dan Sekretariat Negara, tidak ketinggalan memeriahkan acara ini dengan memasang kain merah putih di sepanjang pagarnya. Di depan Istana Merdeka sendiri sudah terlihat panggung-panggung. Sayang sekali, aku tidak dapat mengabadikannya, berhubung kamera saku-ku sedang rusak, setelah mengambil foto di seputaran Danau Toba bulan lalu. Posting foto terakhir ya Pesona Danau Toba, terasa nggak kalau tidak ada supply foto di MP-ku lagi, hahaha (PD banget).

Dalam suatu workshop, kami diminta oleh si Instruktur untuk berlaku sebagai Manajer acara perayaan hari ulangtahun kemerdekaan ini. Ternyata, sulit juga. Karena banyak sekali hal yang harus dipastikan dan hal itu menyangkut “gengsi” kita kepada negara-negara sahabat dan rakyat Indonesia. Contohnya, Undangan. Siapa yang diundang? untuk menjawab itu saja sudah banyak yang harus dipikirkan. Kepala negarakah , Dubes kah, para Veteran, Warganegara yang punya prestasi, Olahragawan, Wartawan, banyak deh. Belum lagi mengenai makanannya,  bagaimana pengaturannya biar semua tamu dan unsur pendukung tidak terganggu dengan urusan perut ini. Dan masih banyak lagi euy. Weleh-weleh. Ribet ternyata.

Untunglah itu hanya dalam workshop, dan sekarang aku hanya ingin memeriahkan acara ulangtahun kemerdekaan ini dengan mengikuti lomba balap karung dan makan kerupuk. Mau??