Mpok Mumun, tetangga di depan kontrakan kami Sabtu kemarin akhirnya menjadi seorang mertua. Gambar ini bukanlah di gedung pertemuan atau aula, tetapi persis di depan rumah kami.

ck..ck..ck..
“luar biasa” dalam hatiku, kenapa? perhatikan pelaminan itu, itu adalah teras depan tetangga kami juga yang djebol pagarnya, supaya bisa pelaminan didudukkan. Jauh dari kesan mewah, tetapi tetap tidak meninggalkan kesan modern. di meja yang satu Makanannya ada rendang dan ikan tuna, di meja yang lain ada bakso, siomay. tak ketinggalan pula ada es kelapa muda.


Petasan?
Seperti orang betawi umumnya, ritual itu tetap ada, namun tidak letusannya tidak sedahsyat yang aku bayangkan. Jujur, sampai sekarang aku masih belum mengerti apa makna petasan itu di setiap Pernikahan pada orang betawi.

Selamat menempuh hidup baru Bang, Mpok.