Aku sangat terkesan dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarku untuk mengucapkan dan merayakan ulangtahunku kemarin.
Mulai dari Sammy yang pertama kali mengucapkannya Jam 00.00 (lebih dikit) saat selesai Acara refleksi di retreat, selanjutnya teman-teman menyanyikan Happy Birthday buatku ketika aku keluar dari kamar mandi, dan selanjutnya ucapan selamat ulang tahun datang bertubi-tubi dengan jabatan tangan, lewat sms, dan telpon ke HPku.

Namun ada satu hal yang membuatku sangat terkesan. Bang Ronald ternyata merancang untuk mengadakan perayaan Ulang tahun buatku sekalipun di berada di Aceh sekarang. Mulai dari persiapan memasak, mengundang teman-temanku, dan secara khusus mengirimkan kado buatku dengan menggunakan Tiki, makasih biat Pakaian khas Aceh-nya dan pisang Sale yang sudah
lama banget aku nggak makan, bahkan aku dengar belakangan untuk cari ukuran pakaian yang sesuai memakan waktu hampir seharian. Makasih Bang, sorry banget, aku belum pernah sampai sebegitunya melakukan pada orang lain, apalagi buat Abang. makasih buat Yos, yang menjadi Chef, Ezron, Heksa, dan Ferry yang menjadi supporting-nya Chef. teman-teman yang khusus datang ke rumahku, padahal masih capek pulang dari retreat dan besoknya harus masuk kantor. Buat Yan, thanks banget padahal dirimu malam itu harus pulang ke Indramayu, sammy, yang begitu semangat menyukseskan acara ini, thanks bro buat pengertianmu selama retret yang aku kadang kesal sama Panitia, buat nansy, mau bela-belain ikutan datang padahal rumahmu di Tanjung Priok, deddy simbolon, ternyata kita tetanggaan. Oya aku hampir lupa, Kak eirene, terimakasih sekali buat kue tart-nya, aku nggak nyangka sampai dikasih kado berupa tart.  kue-nya eenak sekali.

Apa yang aku rasakan adalah betapa
baiknya mereka padaku, aku rasa aku belum ada buat apa-apa. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan dan ketulusan hati kalian.

Love you all,

Buat Rere: Sirik kali kau ya…kau bikin freeze komennya. semoga Tuhan mengampunimu nak.

 

Helvry Shinaga

Advertisements