Akhirnya tiba juga di penghujung tahun 2007 ini. Jumat ini adalah hari terakhir bekerja. saat aku menulis ini, orang-orang di ruanganku tinggal bertiga. Menarik membahas mengapa Desember ini banyak sekali liburnya.

dimulai tanggal 20 dilanjutkan tanggal 25 dan 1 Januari 2008. Pemerintah barangkali toleran dengan orang yang merayakan hari-hari besar, dengan menambah hari libur di luar tanggal merah tersebut. namun kecenderungannya perilaku konsumtif meningkat. Pusat-pusat hiburan dan perbelanjaan ramai didatangi pengunjung, travel-travel dan maskapai penerbangan repot melayani permintaan tiket penerbangan atau liburan. Ada teman bahkan memulai “Roadshow”nya dari mulai tanggal 19 itu mulai dari Medan-Bandung-Jakarta-Bali-Jakarta-Medan-Sibolga.wuuiiih…..

Bahkan ada juga karena tidak diberi izin cuti lagi dari kantor (limit cuti sudah habis), berangkat ke Medan tanggal 23 dan menyempatkan pulang dari Medan untuk ke kantor (di jakarta) tanggal 27-28 Desember untuk kembali ke Medan tanggal 29, dan pulang ke Jakarta tanggal 2 Januari.

Aku pernah baca artikel-nya bang Manurung di Kompas, perencanaan untuk liburan itu penting. Liburan atau mudik saat dimana kita akan banyak menghabiskan uang, karena itu perlu direncanakan dengan matang darimana sumber pembiayaannya. Kalau setelah dihitung-hitung biaya liburan mencapai 24 juta, maka paling tidak harus sudah membuat tabungan 2 juta rupiah setiap bulannya.Intinya, menurut beliau, Jangan sampai NGUTANG!.

Menarik juga diskusi saya dengan seorang abang tadi malam, dia menekankan jika punya uang lebih, bantulah saudara-saudara yang masih membutuhkan. Barangkali masih ada saudara yang terancam putus sekolah, atau kesulitan membiayai kuliahnya, jika mampu bantulah mereka, karena dengan demikian kita sudah membantunya untuk keluar dari kemiskinan.

Bagaimana menurut anda??

-salam manis-